Jumat, 24 Desember 2010

Criticism

Kritikan adalah bahan dasar untuk membangun fondasi diri yang kuat. Bila orang-orang melemparkan banyak kritikan kepada Anda, Anda jangan marah atau kecewa, tapi berterima kasihlah kepada mereka yang telah mengkritik Anda. Lalu, terima kritikan-kritikan itu sebagai bahan terpenting untuk membangun karakter dan kualitas diri Anda yang terbaik. Dalam kehidupan setiap orang pasti lebih suka menerima pujian, dan sangat tidak mudah untuk menerima kritikan. Kritikan sering sekali dianggap tidak menghargai kerja keras dan perjuangan yang telah dilakukan selama ini. Kritikan sering sekali dianggap sebagai hal yang sangat melecehkan dan menyakitkan untuk dapat diterima secara ikhlas dan tulus. Kritikan sering sekali dianggap sebagai hal yang ingin mempersalahkan dan mempermalukan. Kritikan adalah sebuah hal yang paling tidak menyenangkan buat orang-orang yang mencintai kehidupan dalam rumah pujian.

Tanpa kritikan kehidupan tidak akan menjadi lebih kreatif dan akan berjalan secara monoton tanpa nilai-nilai kehidupan baru yang lebih positif. Tanpa kritikan kehidupan akan berjalan di atas ketidaksempurnaan dan ketidaksempurnaan yang tidak akan mampu diperbaiki. Sebab, tidak ada kritikan untuk memberitahukan kita bahwa kita sedang dijalan yang salah. Seperti kata David Brinkley,” orang yang sukses adalah orang yang mampu meletakkan sebuah fondasi yang kuat dengan batu-batu yang dilemparkan padanya.” Kritikan adalah sesuatu kejadian yang sangat penting buat kita untuk melakukan interospeksi dan konsolidasi ke arah yang lebih baik. Jangan pernah membenci orang-orang yang mengkritik Anda. Para pengkritik Anda adalah para guru yang dikirimkan oleh Tuhan untuk memperbaiki kualitas, perilaku, sikap, karakter, dan kebiasaan-kebiasaan Anda. Oleh karena itu, berterima kasihlah didalam hati Anda atas kebaikan orang-orang yang telah memberitahukan Anda tentang kekurangan Anda. Orang – orang yang mampu berterima kasih kepada para pengkritiknya pasti akan terus maju dan mencapai puncak kejayaan hidup tertinggi.

0 komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com