Selasa, 21 Desember 2010

TANTANGAN MULTINASIONAL DALAM ETIKA BISNIS

Sering terjadi, perusahaan internasional mengambil tindakan yang tak dapat diterima secara lokal. Banyak pertanyaan mendasar bagi perusahaan multinasional, seperti kemungkinan masuknya nilai moral budaya ke budaya masyarakat lain, atau kemungkinan perusahaan mengkesploitasi lubang-lubang perundang-undangan dalam sebuah negara demi kepentingan mereka. Dalam prakteknya, perusahaan internasional mempengaruhi perkembangan ekonomi sosial masyarakat suatu negara. Mereka dapat mensukseskan aspirasi negara atau justru malah membuat frustasi dengan menghambat tujuan nasional. Hal ini meningkatkan kewajiban bagi perorangan maupun industri untuk melaksanakan aturan kode etik secara internal maupun eksternal. Maka diharapkan Negara berkomitmen untuk membatasi masuknya akses perusahaan asing yang notabene hanya menguntungkan bagi perusahaan itu saja, disisi lain justru dengan keberadaan perusahaan asing tersebut mengancam lingkungan sekitar, contohnya: perusahaan tambang yang meninggalkan lubang-lubang bekas tambang yang dibiarkan begitu saja, sehingga menimbulkan kerusakan lingkungan, belum lagi limbah produksinya, dan juga yang tak kalah penting ialah masalah kesejahteraan masyarakat sekitar perusahaan, harusnya mereka juga sejahtera karena berada disekitar perusahaan, tapi nyatanya kebalikannya.

0 komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com